
“Kamu adalah sebuah cerita.
Dan sebuah lagu, baru di bait ke satu..
Kamu adalah sebuah perjalanan.
Yang baru saja meninggalkan, pekarangan rumah di depan.
Kamu adalah sebuah gangguan terindah, bagi sederet rutinitas.
Kamulah yang melembutkan, kejenuhan yang mengeras..
Kamu. Empat aksara yang senantiasa membuatku bertanya-tanya. Di kamu kah masa depan berada?
Kamu. Satu kata berjuta makna.”